√ Jenis-Jenis Metode Pembelajaran | Inkuiri, Discovery, Diskusi, dan Debat

  • admin
  • Sep 01, 2021

Jenis-jenis metode pembelajaran – Oke guys, kembali lagi bersama catilmu.com. Pada artikel ini saya akan membagi pengetahuan mengenai jenis-jenis metode pembelajaran, serta berbagai macamnya. Sebelum itu metode pembelajaran terdapat banyak sekali bentuknya, dan pastinya setiap pembelajaran terdapat kelebihan dan kekurangannya.

Oleh karena itu pasti setiap waktu ke waktu pasti ada saja metode pembelajaran yang baru, karena suatu pembelajaran pasti menyesuaikan terhadap anak didiknya. Seperti pada zaman sekarang atau bisa dibilang zaman now, terdapat metode pembelajaran montessori, steiner atau waldrof, serta the harkness. Yang tentunya harus menyesuaikan serta menghadapi para peserta didik pada zaman sekarang.

Sebelum melanjutkan pembahasan, yuk baca dan lihat artikel terkait berikut ini:

Oke tunggu apa lagi, yuk langsung ke pembahasannya di bawah ini. Les’t go

1. Metode Konvensional (Ceramah)

Metode Konvensional (Ceramah)
pixabay.com

Metode konvensional atau bisa dibilang metode ceramah merupakan cara memberitahukan pengetahuan melalui secara lisan tentang bahan pembelajaran kepada kelompok yang mendengar dalam mencapai tujuan pembelajaran dalam jumlah yang relatif besar.

McLeish (1976) berpendapat bahwa beberapa tujuan dapat didapatkan melalui metode ini, serta guru dapat menggerakkan inspirasi pada para pendengarnya.

Metode ini dapat digunakan jika bahan yang disampaikan berupa informasi dan sukar didapatkan, serta dapat digunakan untuk mengatasi kekurangan literatur atau sumber rujukan informasi, sebab daya beli siswa di luar jangkauan. Tentunya metode ini terdapat kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan :

  1. Menggerakkan siswa untuk lebih fokus lagi.
  2. Guru dapat mengendalikan keadaan kelas secara penuh.
  3. Guru dapat memberitahukan pelajaran secara luas.
  4. Dapat diikuti siswa atau peserta didik dalam jumlah yang banyak.
  5. Mudah dilaksanakan.

Kekurangan :

  1. Siswa atau peserta didik menjadi pasif dalam pembelajaran.
  2. Proses pembelajaran dapat membosankan serta siswa bisa mengantuk.
  3. Terdapat unsur paksaan dalam mendengarkan.
  4. Hanya dapat bermanfaat bagi siswa yang memiliki kemampuan untuk auditori serta bisa membosankan apabila dilakukan terlalu lama.
  5. Evaluasi dalam pembelajaran sulit dikontrol, sebab tidak ada poin pencapaian yang jelas.
  6. Proses pembelajaran menjadi verbalisme atau fokus terhadap pengertian kata-kata saja.

2. Metode Diskusi

Metode Diskusi
unsplash.com

Muhibbin Syah (2000) berpendapat bahwa metode diskusi merupakan metode pembelajaran yang berhubungan dengan kemampuan memecahkan masalah dengan erat.

Kegunaan dari metode ini adalah untuk mendorong siswa dalam berpikir kritis, dapat menyampaikan pendapatnya secara bebas, mendorong siswa untuk memberanikan dalam menyatakan pemikirannya, serta memperhitungkan pemecahan masalah dalam alternatif pilihan solusi.

Kelebihan :

  1. Memberikan pemahaman bahwa setiap permasalahan pasti ada penyelesaiannya.
  2. Siswa atau peserta didik dapat berpikir kritis.
  3. Mendorong siswa untuk dapat menyatakan pendapatnya.
  4. Mengambil satu atau lebih alternatif pemecahan masalah.
  5. Mengajak siswa untuk memberikan masukan dalam pemecahan masalah.
  6. Siswa atau peserta didik dapat paham mengenai toleransi pendapat serta mendengarkan pendapat orang lain.

Kekurangan :

  1. Tema dalam diskusi terbatas.
  2. Layak digunakan pada kelompok kecil.
  3. Membutuhkan penyampaian secara formal dalam berpendapat.
  4. Dikuasai pada siswa atau peserta didik yang suka berbicara.

3. Metode Demonstrasi

Metode Demonstrasi
pixabay.com

Metode demonstrasi merupakan metode pembelajaran yang menggunakan cara mempraktikkan barang, kejadian, aturan, serta urutan dalam melakukan kegiatan secara langsung atau melewati penggunaan media pengajaran secara relevan pada materi yang sedang dibahas.

Manfaat dari metode ini adalah untuk lebih memperhatikan pada perhatian siswa agar lebih terarah, serta pengalaman belajar akan lebih melebar dalam diri siswa sendiri.

Kelebihan :

  1. Siswa atau peserta didik dapat memahami secara lebih jelas mengenai suatu proses atau cara kerja.
  2. Penjelasan dapat lebih mudah dimengerti.
  3. Mengurangi terjadinya kesalahan dalam menyampaikan materi secara lisan, sebab bukti konkret dapat dilihat.

Kekurangan :

  1. Jika benda yang diperagakan terlalu kecil maka siswa kesulitan dalam mengamati.
  2. Jumlah siswa yang terlalu banyak bisa mengacau pandangan siswa secara merata.
  3. Tidak semua materi pembelajaran bisa dipraktikkan.
  4. Dibutuhkan guru yang betul-betul paham dalam demonstrasi yang baik.

4. Metode Resitasi

Metode Resitasi
unsplash.com

Metode Resitasi merupakan pembelajaran yang di mana siswa diwajibkan untuk melakukan resume tentang materi yang telah disampaikan oleh guru, dengan menggunakan kalimat sendiri.

Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari metode ini :

Kelebihan :

  1. Menjadikan siswa lebih ingat dengan materi, karena telah menuliskannya dengan resume.
  2. Syaiful Bahri (2000) berpendapat bahwa siswa akan menjadi lebih beraksi dalam mengambil inisiatif serta mampu bertanggung jawab.

Kekurangan :

  1. Hasil resume terkadang menyontek pada siswa lain dan bukan hasil dari pemikirannya sendiri.
  2. Tugas bisa dikerjakan oleh orang lain.
  3. Susah untuk menilai apakah siswa benar-benar memahami hasil tulisan resumenya sendiri.

5. Metode Percobaan

Metode ini merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa perorangan atau kelompok untuk dilatih melakukan suatu percobaan atau proses tertentu. Dengan ini siswa mampu melihat proses dengan nyata serta belajar secara langsung. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari metode ini :

Kelebihan :

  1. Membuat siswa untuk merasa bahwa adanya materi dengan dibuktikan melalui percobaan.
  2. Dapat mengembangkan diri dengan mengadakan eksplorasi pada percobaan-percobaan.
  3. Menghasilkan siswa untuk menjadi jiwa peneliti, gemar mencari tahu, pengembangan keilmuan, serta memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Kekurangan :

  1. Kekurangan alat bisa menghambat siswa dalam bereksperimen lebih.
  2. Eksperimen dilakukan pada jam kelas yang terbatas, sehingga percobaan yang dilakukan juga terbatas.
  3. Cocok pada beberapa tipe pelajaran saja, layaknya biologi, teknologi, dan lain-lainnya.

6. Metode Karya Wisata

Metode Karya Wisata
unsplash.com

Metode ini merupakan metode pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan, lokasi, atau tempat-tempat yang memiliki pengetahuan di dalamnya. Metode ini dilakukan dengan pendamping oleh guru atau orang tua apabila siswa usianya terlalu muda. Pendampingan ditujukan untuk mengetahui sumber pengetahuan yang perlu dipahami oleh siswa.

Tujuan dari metode ini adalah untuk siswa agar membuat laporan untuk didiskusikan bersama dengan siswa lainnya serta pendamping. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari metode ini :

Kelebihan :

  1. Metode modern yang memanfaatkan interaksi pada lingkungan nyata.
  2. Bahan yang dipelajari disekolah dapat langsung dilihat secara nyata, seperti bangunan bersejarah.
  3. Dapat mendorong siswa untuk lebih kreatif.
  4. Sangat menyenangkan serta tidak jenuh.

Kekurangan :

  1. Membutuhkan perencanaan yang matang.
  2. Membutuhkan persiapan dengan persetujuan oleh banyak pihak.
  3. Metode ini sering kali lebih mengutamakan tujuan dari rekreasi daripada tujuan pembelajaran.
  4. Memerlukan biaya yang cukup mahal.
  5. Membutuhkan pengawasan dari guru maupun orang tua.
  6. Keselamatan serta perlindungan menjadi faktor paling penting.

7. Metode Latihan Keterampilan

Salah satu dari jenis-jenis metode pembelajaran adalah metode latihan keterampilan. Metode ini dilaksanakan dengan mengajak siswa atau peserta didik ke suatu tempat latihan keterampilan untuk melihat proses serta tujuan dalam pembuatan sesuatu.

Dengan menggunakan metode latihan keterampilan siswa dapat meraih keterampilan motorik, menambah kemampuan mental, membentuk kebiasaan hal baik dalam ketepatan serta kecepatan pelaksanaan suatu hal pada siswa atau peserta didik.

Kelebihan :

  1. Membiasakan kepandaian dalam hal motorik dan kognitif siswa dengan menggunakan alat-alat serta kemampuan dalam mengolah bahan menjadi ide yang lebih kreatif.
  2. Mengasah kreativitas seni siswa.
  3. Mengasah fokus, ketelitian, kecepatan dan ketepatan.

Kekurangan :

  1. Siswa yang tidak mempunyai keinginan akan kesulitan dalam menyesuaikan diri.
  2. Menghalangi bakat siswa yang lainnya, maka lebih baik disesuaikan pada bakat masing-masing.
  3. Terjadinya waktu yang lama dalam melaksanakan latihan sehingga dapat menimbulkan kebosanan serta kehilangan minat pada siswa.

8. Metode Pemecahan Masalah (Problem Based Learning)

Metode pemecahan masalah atau PBI ini biasanya dilaksanakan dalam kelas kecil, siswa diberikan kasus untuk dipecahkan dalam diskusi kelompok. Lalu siswa menyatakan hasil pencarian materi terkait kasus serta yang didiskusikan dalam kelompok. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari metode pembelajaran ini.

Kelebihan :

  1. Siswa atau peserta didik menjadi sangat aktif untuk mencari materi atau informasi terkait kasus.
  2. Siswa akan aktif dalam mengutarakan pendapat dan berdiskusi.
  3. Susana dalam kelas menjadi tidak membosankan serta menyita fokus siswa.

Kekurangan :

  1. Lebih tepat dilaksanakan pada kelas kecil dengan siswa yang tidak terlalu banyak.
  2. Memerlukan yang namanya trigger atau kasus pemicu yang baik supaya diskusi bisa terarah sesuai tujuan pembelajaran.
  3. Memerlukan mentor atau pembimbing yang bertugas supaya meluruskan alur diskusi.
  4. Pendapat siswa bisa saja sama atau mirip yang seharusnya sudah tidak usah diutarakan kembali.
  5. Diskusi dapat berjalan terlalu panjang pada satu topik bahasan serta dapat memakan waktu yang lama jika semua siswa berpendapat pada satu topik.

9. Metode Perancangan

Berikutnya dari salah satu jenis-jenis metode pembelajaran yakni metode perancangan. Metode ini merupakan pembelajaran yang mana siswa harus membuat atau menciptakan suatu proyek yang diteliti sebagai objek.

Metode perancangan dapat merombak pola pikir siswa untuk lebih luas dan menyeluruh dalam memperhatikan suatu pemecahan masalah yang dihadapi serta dapat membimbing siswa dalam menerapkan pengetahuan, sikap dan keterampilan secara terpadu. Berikut beberapa kekurangan dan kelebihannya.

Kelebihan :

  1. Menciptakan pola pikir secara kritis dan kreatif sehingga menjadi lebih luas serta mampu memecahkan masalah.
  2. Melatih siswa supaya dapat mengintegrasikan pengetahuan, sikap, serta keterampilan secara terpadu dan berguna nyata untuk kehidupannya sehari-hari.

Kekurangan :

  1. Kurikulum belum dapat menunjang metode pengajaran ini. Serta hanya bisa dikaji ketika ada acara-acara perlombaan tertentu.
  2. Membutuhkan bimbingan khusus dari guru untuk melaksanakan perencanaan serta pelaksanaan.
  3. Memerlukan fasilitas serta sumber yang mendukung pelaksanaan.

10. Metode Discovery

Metode discovery merupakan metode pengajaran modern dengan mengembangkan siswa menjadi lebih aktif, mandiri, serta pemahaman yang lebih baik. Siswa atau peserta didik mencari jawaban dari pertanyaannya sendiri, maka dari itu siswa dapat mengingatnya lebih baik.

Bisa dibilang metode ini adalah metode penemuan, dengan metode penemuan ini siswa akan lebih aktif mencari, memahami, serta menemukan jawaban atau materi terkait. Dan juga dapat menganalisis pengetahuan yang didapatkan lalu diberitahukan kepada masyarakat.

Kelebihan :

  1. Memajukan psikologis siswa serta memperbanyak penguasaan keterampilan.
  2. Pengetahuan didapatkan dengan caranya sendiri, sehingga menjadi lebih kreatif dan mandiri secara lebih luas.
  3. Bisa menyesuaikan kemampuan atau keterampilan siswa.
  4. Memfokuskan siswa dalam bergerak maju serta meningkatkan motivasi diri dalam belajar.
  5. Menumbuhkan rasa percaya diri siswa melalui penemuannya.
  6. Menumbuhkan interaksi siswa dengan guru.

Kekurangan :

  1. Memerlukan persiapan mental untuk proses pembelajaran ini.
  2. Hanya dapat bisa untuk kelas kecil saja.
  3. Ide mungkin sulit ditemukan.
  4. Tidak semua dari penemuan menjelaskan pemecahan masalah tersebut.
  5. Mengerjakan penemuan lebih penting dari pada memperhatikan apa yang diperoleh dari ketrampilan serta sikap.

11. Metode Inquiry

Metode inquiry merupakan metode yang dapat membentuk siswa dalam menyadari apa yang mereka dapatkan selama proses pembelajaran.

Dalam hal ini guru masih menjadi peranan penting untuk metode ini, dengan membuat desain pengalaman belajar, harus menuntun siswa untuk melaksanakan kegiatan, serta mengetahui cara meningkatkan konsentrasi belajar anak dan cara mengatasi siswa yang malas belajar.

12. Metode Mind Mapping

Metode mind mapping merupakan metode pembelajaran yang menerapkan cara berpikir secara runtun pada suatu permasalahan, bagaimana itu bisa terjadi sampai penyelesaiannya. Berikut beberapa kekurangan dan kelebihannya.

Kelebihan :

  1. Dengan menggunakan cara ini, pembelajaran lebih efektif serta efisien.
  2. Ide baru bisa datang saat menggambar diagram.
  3. Diagram yang terbentuk bisa dijadikan alur berpikir yang efektif serta bermanfaat pada hal lain.

Kekurangan :

  1. Yang dapat mampu terlibat hanya siswa yang aktif saja.
  2. Membutuhkan dasar banyak membaca sebelum membuat mapping.
  3. Beberapa informasi yang detail tidak berada dalam mapping.
  4. Orang tidak dapat memahami mind mapping buatan orang lain, sebab hanya berupa poin inti saja yang tertulis.
  5. Beberapa orang kesulitan dalam merangkai panah atau alur mind mapping dengan rapi, sehingga sering kali mind mapping berkesan berantakan serta tidak dapat dipahami.

13. Metode Role Playing/Berbagi Peran

Metode role playingatau juga bisa disebut berbagi peran merupakan metode yang menggunakan drama atau peran. Dalam metode ini siswa terlibat untuk berakting sebagai suatu karakter untuk situasi tertentu serta memperlihatkan respon yang sebagaimana dilakukan. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan :

  1. Siswa atau peserta didik dapat mempraktikkan secara langsung.
  2. Mengasah rasa percaya diri siswa di depan kelas.
  3. Lebih paham pada materi.

Kekurangan :

  1. Tidak semua siswa dapat menyukai metode ini.
  2. Metode ini akan sulit pada tipe siswa yang introvert.

14. Metode Cooperative Script

Berikutnya dari salah satu jenis-jenis metode pembelajaran adalah metode cooperative script. Metode ini merupakan pembelajaran dengan memasangkan siswa kepada siswa lain, serta secara lisan menuntut untuk menyampaikan inti sari dari bagian materi yang disampaikan. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan :

  1. Mengasah kemampuan bicara siswa serta mengasah kemampuan untuk mendengarkan.
  2. Siswa sebagai partisipasi menjadi aktif secara menyeluruh.
  3. Meluaskan rasa percaya dirinya serta keberanian.

Kekurangan :

  1. Hanya dapat dilaksanakan pada mata pelajaran tertentu.
  2. Hanya dapat dilaksanakan pada dua grup serta berpasangan dua orang.

15. Metode Debat

Metode debat merupakan metode yang mengadu pada dua pihak atau lebih, serta perorangan atau kelompok untuk berargumentasi. Yang dibahas dalam argumentasi ialah tentang penyelesaian suatu permasalahan serta memberi keputusan pada masalah.

Kelebihan :

  1. Mengasah kemampuan siswa dalam berpendapat serta mempertahankan pendapat.
  2. Melatih kerja kelompok.
  3. Menuntut siswa dalam mencari informasi yang kuat untuk berargumentasi.
  4. Mengasah rasa percaya diri untuk berpendapat.

Kekurangan :

  1. Beberapa kali berebut dalam menyatakan pendapat.
  2. Pendapat tidak mempunyai inti sari yang informatif serta hanya berisikan sanggahan.
  3. Beradu argumen tidak ditemukannya titik penyelesaian.
  4. Siswa yang kurang dalam berargumen akan bersikap pasif, sedangkan hanya orang-orang tertentu saja yang aktif dalam berbicara.

16. Metode Mengajar Sesama Teman (Peer Teaching Method)

Berikutnya dari salah satu jenis-jenis metode pembelajaran yakni metode peer teaching. Metode ini merupakan metode yang mana berkonsep bahwa para siswa dapat saling mengajar serta dapat membantu dalam pembelajaran, karena sebab itu metode ini juga bisa disebut metode mengajar sesama teman.

17. Metode Bagian (Teileren Method)

Selanjutnya dari salah satu jenis-jenis metode pembelajaran adalah metode bagian atau juga bisa disebut teileren method.

Metode ini merupakan pembelajaran sebagian-sebagian dari materi yang dibahas, contohnya seperti mengambil suatu pembahasan sedikit demi sedikit untuk disambungkan kepada pembahasan yang lainnya, tentu saja pengambilan dari pembahasan materi yang berhubungan pada pokok pembahasan utama dari proses pembelajaran.

18. Metode Global

Metode global adalah metode pembelajaran yang mana siswa disuruh untuk memahami suatu materi secara keseluruhan, kemudian meresume apa yang diambil atau diserap serta menentukan pokok pembahasan materi tersebut.

19. Metode Beregu (Team Teaching Method)

Jenis-jenis metode pembelajaran selanjutnya adalah metode beregu, metode ini merupakan pembelajaran dengan lebih dari satu guru, serta materi yang diberikan oleh beberapa pengajar pada waktu yang berbeda. Soal dibuat serta di satukan dengan memakai poin-poin pencapaian yang sudah dibahas jelas oleh beberapa guru. Kemudian siswa harus berhadapan langsung kepada guru untuk ujian lisan.

20. Metode Ceramah Plus

Metode ceramah plus merupakan metode pembelajaran dengan menggunakan ceramah secara lisan disertai metode lainnya. Metode ini merupakan penggabungan dari metode-metode lainnya, antara lain :

A. Metode Ceramah Plus Tanya Jawab dan Tugas

Metode ini merupakan pembelajaran yang menggunakan lebih dari satu cara mengajar, berbentuk metode ceramah penggabungan dengan beberapa metode lainnya. Dalam penggabungan ini berupa dengan tanya jawab dan pemberian tugas oleh guru. Aturan dari penyampaiannya sebagai berikut :

  1. Diberitahukan secara tertib.
  2. Pemberian materi yang diberikan oleh guru yang bersangkutan.
  3. Guru memberikan kesempatan siswa dalam hal bertanya.
  4. Guru memberikan tugas kepada siswa.

B. Metode Ceramah Plus Diskusi dan Tugas

Guru melakukan metode ini secara tertib sesuai pada urutan penggabungannya, dimulai dari penguraian materi pelajaran, diskusi, serta pembagian tugas kepada siswa.

Penguraian materi harus di awal karena supaya siswa mendapatkan gambaran keseluruhan tentang apa yang dibahas, sehingga dapat terjadi diskusi serta pemberian tugas yang membantu pemahaman anak mengenai materi tersebut.

C. Metode Ceramah Plus Demonstrasi dan Latihan

Metode ini merupakan penggabungan antara kegiatan untuk menguraikan materi yang dibawakan oleh guru tentang pelajaran, dengan kegiatan mempraktikkan hal berhubungan pada materi atau latihan. Guru akan memberikan pelajaran sekaligus mempraktikkan apa yang disampaikan serta menggerakkan siswa untuk berlatih berdasarkan materi tersebut.


Mungkin ini saja yang bisa sampaikan, semoga adanya artikel ini bisa menambah wawasan kalian. Singkatnya guru harus menyesuaikan metode-metode pengajaran dengan para siswa atau peserta didik, supaya siswa bisa memahami apa yang disampaikan oleh guru. Demikian dari saya, Terimakasih 🙂

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *